Rangkaian Pendapat Orang Terkenal

Monday, July 31, 2006

Aristoteles dan Kiprahnya

Beberapa Pendapat Aristoteles :
Waktu dan benda adalah kekal.
Bentuk merupakan sebab dari wujud.

Teori Geocentris :
Bahwa bumi adalah pusat alam semesta.
Planet bergerak dalam episiklus, lingkaran dalam lingkaran, mengelilingi Bumi.
Alam semesta bergerak dengan suatu gerakan yang abadi, dan gerakan ini mengandung adanya penggerak pertama yang tidak bergerak dan berbenda, yaitu Tuhan.

Aborsi :
Dalam buku History of Animal menerangkan, jiwa masuk badan janin laki-laki pada hari ke-40, dan 90 hari untuk janin perempuan.
Embriologi Aristotelian :
Badan janin itu berasal dari ibu, sedangkan jiwa dari bapak. Mengingat jiwa lebih tinggi daripada badan, maka dalam perhitungan generasi, yang dihitung hanya garis keturunan bapak, bukan ibu.

Embrio mulai hidup :
Hidup manusia dimulai saat masuknya jiwa ke badan. Pemikiran ini ditentang keras embriologi modern yang menekankan, hidup manusia langsung dimulai seusai proses pembuahan.

Fisika - Teori Gaya Berat Newton :
Bila dua benda yang beratnya tak sama, dilepaskan pada saat dan dari ketinggian yang sama, maka benda yang lebih berat akan terlebih dahulu menyentuh tanah.

Prinsip Pendidikan :
Pendidikan sebagai wahana pengkajian fakta-fakta, mencari "yang obyektif", melalui pengamatan atas kenyataan.
Pendidikan Modern :
Mnusia itu Zoon Politicon. Manusia harus menjalin kerjasama dengan orang lain karena manusia menurut kondratnya selain sebagai makluk pribadi juga sebagai makluk sosial. Sebagai makluk sosial manusia harus mau dan mampu menjalin interaksi dengan sesama tanpa terkecuali, tetapi hal ini belum dan bahkan sempat dilupakan oleh instasi sekolah sebagai penyelenggara pendidikan.

Perempuan :
Perempuan tidak hanya sebagai subordinat karena keharusan sosial, tetapi secara lahiriah dan biologis ia inferior, baik dalam kapasitas fisik maupun mental-dan dengan demikian dikehendaki oleh alam-untuk posisi yang patuh.
Perempuan sebagai manusia yang tidak sempurna. Perempuan adalah pria yang tidak produktif. Dia menganggap, hanya laki-lakilah manusia paripurna. Karena itu dia pun menekankan bahwa posisi pria harus lebih tinggi dibanding perempuan.

Asas Kebaikan :
Kebaikan tertinggi adalah kesenangan. Melakukan sesuatu yang menyenangkan seringkali berarti melakukannya demi perbuatan itu sendiri. Untuk menentukan makna tersebut haruslah sesuatu yang dilakukan dan dinikmati demi dirinya sendiri.

Bahasa :
Bahasa adalah theseiatau tidak mirip realitas kecuali onomatope dan lambang bunyi (sound symbolism).

Siklus Air dan Lautan :
Uap air di tanah menjadi padat dalam gua-gua yang dingin di gunung-gunung dan menjadikan danau-danau di bawah bumi, danau-danau itu mengisi sumber-sumber air.

Etika, Dunia Idea dan Logika :
Etika hanya bisa diajarkan kepada orang yang sudah memiliki suatu rasa moral.
Bentuk (eidos) adalah asa yang imanen atau yang berada di dalam benda.

Dalam Metaphysics menyebutkan, "Socrates tidak memandang definisi-definisi universal sebagai eksistensi terpisah. Plato lah yang membuat pemisahan tersebut, dan jenis entitas ini disebutnya sebagai 'Idea-Idea'." Dalam Phaedo, Plato menyebut Idea-Idea ini sebagai eidos.

Dalam Metaphysics. menyebutkan Plato berpandangan bahwa entitas-entitas matematika terletak di antara 'Form' (Dunia Idea) dan benda-benda indrawi, dan disebut oleh Plato sebagai 'intermediate position'.

Bunga dan Uang :
fungsi uang adalah sebagai alat tukar atau medium of exchange. Ditegaskannya, bahwa uang bukan alat untuk meng-hasilkan tambahan melalui bunga. Ia juga menyebut bunga sebagai uang yang berasal dari uang yang keberadaannya dari sesuatu yang belum tentu pasti terjadi. Dengan demikian, pengambilan bunga secara tetap merupakan sesuatu yang tidak adil.

Filsafat :
Filsafat untuk kehidupan manusia yang lebih baik, jujur, adil dan manusiawi.
Filsafat adalah bagian dari kehidupan manusia. "Manusia dari kodratnya ialah makhluk yang ingin mengetahui".
Filsafat sebagai ilmu pengetahuan yang kurang lebih lengkap. Filsafat membuat hidup manusia bermakna, bukan hanya secara pribadi dalam studi; melainkan juga dalam hubungannya dengan hidup bersama.

Konsep KeTuhanan :
Dalam proses perubahan yang bergerak dari materi menuju forma, mengandaikan adanya forma terakhir yang tidak dapat "dikeruhkan" lagi dengan materi (tidak dapat menjadi materi yang baru). Inilah forma terakhir (actus purus). Kalau demikian halnya, maka harus ada pula penggerak pertama yang tidak digerakkan. Penggerak pertama itu adalah forma yang tak bermateri; tujuan tertinggi yang menyebabkan semua gerak.
Tuhan adalah ''Aktus Murni'' yang ia terjemahkan sebagai ''Akal Murni''.

Al-Kindi dan Pendapatnya untuk Dunia.

Filsafat :
Filsafat adalah pengetahuan yang benar (knowledge of truth). Al-Quran yang membawa argumen-argumen yang lebih meyakinkan dan benar tidak mungkin bertentangan dengan kebenaran yang dihasilkan filsafat. Bertemunya agama dan filsafat dalam kebenaran dan kebaikan sekaligus menjadi tujuan dari keduanya. Ia memaparkan bahwa ada tiga perbedaan mendasar antara filsafat dan agama sebagai berikut:
1. Filsafat termasuk ilmu humaniora yang dicapai filsuf dengan berpikir dan belajar. Sedangkan agama adalah ilmu ketuhanan yang menempati tingkat tertinggi karena diperoleh tanpa melalui proses belajar, melainkan diterirna secara langsung oleh para Rasul dalam bentuk wahyu.
2. Jawaban filsafat menunjukkan ketidakpastian (semu) dan memerlukan berpikir atau perenungan Sedangkan agarna lewat dalil-dalilnya yang dibawa Al Quran memberi Jawaban secara pasti dan meyakinkan dengan mutlak.
3. Filsafat menggunakan metode: logika, sedangkan agama mendekatinya dengan keimanan (pendekatan Imany).

Fisika :
Alam ini mempunyai 'illat ula (the First Cause), yaitu Tuhan. Tuhan, menurut AI-Kindi, menjadikan alam dari tiada menjadi ada (creatio ex nihiio). Tuhan tidak hanya menjadikan alam, tetapi juga mengendalikan dan mengaturnya, serta menjadikan sebagiannya menjadi sebab bagi sebagian yang lain. Dengan demikian alam yang awalnya tidak ada menjadi ada, tidak dapat dikatakan qadim. Ia memaparkan juga bahwa di dalam alarn ini terdapat bermacam-macam gerak, antara lain gerak kejadian. Adapun sebab (Ulat) gerak, yaitu apabila terhimpun empat sebab sebagaimana disebutkan oleh Aristoteles, yaitu;
1) sebab unsur (iliat unshuriyyah; material cause),
2) sebab bentuk (itlat shuriyyah; form cause).
3) sebab pencipta (iliat fa'ilah; moving cause), baik yang bersifat dekat maupun jauh,
4) sebab tujuan (iliat ghayah; final cause).

Metafisika :
Tuhan adalah wujud yang sempurna, wujud yang haq (benar) dan tidak didahului oleh wujud lain. Wujud Tuhan tidak berakhir, sedangkan wujud lain disebabkan oleh wujud-Nya. Tuhan adalah Maha esa yang tidak dapat dibagi-bagi dan tidak ada zat lain yang menyamai-Nya dalam segala hal. Tuhan sebagai "Pencipta Yang Menguasai segala ciptaan-Nya", yang bertentangan dengan pendapat Aristoteles : Tuhan sebagai "Penggerak Yang Tidak Bergerak" (Unmovable Mover).

Jiwa dan Akal :
jiwa tidak tersusun, namun mempunyai arti penting, sempurna, dan mulia. Substansi jiwa berasal dari Tuhan. Hubungan jiwa dengan Tuhan sama dengan hubungan cahaya dengan matahari. Selain itu jiwa bersifat spiritual, llahiah, terpisah dan berbeda dari tubuh. Jiwa atau ruh tidak pernah tidur, hanya saja ketika tubuh tertidur, ia tidak menggunakan indera-inderanya. Dan bila disucikan, ruh dapat melihat mimpi-mimpi luar biasa dalam tidur dan dapat berbicara dengan ruh-ruh lain yang telah terpisah dari tubuh-tubuh mereka. Lebih jauh ia berpendapat jiwa mempunyai tiga daya, yakni:
1) daya bernafsu (appetative faculty);
2) daya pemarah (irascible faculty);
3) daya berpikir (cognitive faculty).
Daya yang ketiga (daya berpikir) inilah yang disebut dengan akal.
Berbeda dengan pendapat Plato : kesatuan antara jiwa dan badan adalah kesatuan accidental dan temporer. Binasanya badan tidak mengakibatkan lenyapnya jiwa.

Moral :
filsafat harus mem-perdalam pengetahuan manusia tentang diri dan bahwa seorang filosof wajib rnenempuh hidup susila. Manusia harus menjauhkan diri dari keserakahan.
Filsafat moral AI-Kindi dipengaruhi oleh tradisi Stoa (hidup bahagia). Inti dari filosofi Sfoa adalah etik. Maksud etik adalah mencari dasar-dasar umum untuk bertindak dan hidup yang tepat. Kemudian melaksanakan dasar-dasar itu dalam kehidupan.

Sumber : Amanah Online

Kunci Sukses menurut Gede Prama

Orang sukses dengan cara alami persis sama dengan bunga di gunung. Tidak ada yang menanam, tidak ada yang memupuk apalagi menyirami. Ia menjadi apik dari siklus alam, ia juga akan layu. Cirinya adalah indah, ikhlas, intim dan iya (menerima).

Untuk menunjukkan diri Anda berlian memerlukan waktu yang amat panjang, pengorbanan dan kesabaran. Sebaliknya, kalau mau menunjukkan kebusukan hanya dalam waktu yang sangat pendek semua orang akan tahu kebusukan tadi.

.... yang paling penting bukan pendidikan, pengalaman maupun keturunan, namun bagaimana kita merespons terhadap keadaan. Ini yang menentukan apakah kita buta terhadap peluang atau bakal menemukan "pelangi" peluang di mana-mana.

Daya motivasi dan stimulan luar -- gaji, mobil, tunjangan kesehatan, dll -- banyak berdampak jangka pendek dan mudah lenyap. Sebaliknya, motivasi yang berasal dari dalam berumur lama dan permanen.

Kesan umum tentang stres amatlah gelap dan negatif, padahal, dengan kejernihan dan kecermatan stres bisa membantu untuk berkembang. Caranya adalah cari "air panas" kehidupan dan selalu berfikir positif.

Ada tiga jenis gaya belajar, yaitu visual auditory, kinestetik. Orang gaya visual menangkap hal baru lebih mudah dengan melihat. Pembelajar gaya auditory lebih mudah menyerap dengan mendengar, sedangkan yang terakhir mengankap lebih mudah bila dibungkus dengan aktifitas.

Kebinggungan (ketidaktahuan) merupakan pendorong orang untuk belajar lebih jauh. Bila orang sudah puas, ia telah berada dalam jurang kemandegan belajar.

Di titik-titik tertentu kita tidak memerlukan kepintaran. Dalam keadaan lain kepintaran malah menghadirkan petaka.

.... Kita sebenarnya lebih mirip dengan burung yang bersayap sebelah, yang hanya bisa terbang (baca: hidup dan bekerja) kalau mau berpelukan erat bersama orang lain.

Hubungan industrial kita masih lebih dekat pada karena tidak diterima kerja di tempat lain dan sebatas pada upah yang dibayarkan. Hubungan ini perlu digerakkan ke tingkatan yang lebih tinggi, yang ke hubungan kemajuan.

Menghadapi masa depan yang yang bertumpu pada pekerja-pekerja intelektual, sudah selayaknya reorientasi dalam pengelolaan manusia :
- Perusahaan harus siap meninggalkan harmoni, loyalitas dan keteraturan.
- Matang dalam mengelola perbedaan,
- Ada orang yang bertugas untuk mempertanyakan dan melanggar aturan.
- Ada saatnya pekerja intelektual akan menentukan gajinya sendiri.

Sumber : Buku Hidup Sejahtera Selamanya - Gede Prama

Sunday, July 30, 2006

Kepemimpinan menurut Gede Prama

Setiap manusia sebenarnya sudah membawa bakat kepemimpinan dalam dirinya. Sayangnya banyak orang gagal yang membiarkan saja potensi kepemimpinannya tidur selamanya.

Kita bisa membentuk tubuh ini menjadi apapun, termasuk menjadi pemimpin -- melalui kebiasaan-kebiasaan yang menahun, visi yang tajam, berani untuk bertindak, membantu dan mengembangkan orang lain

Dengan meyakini bahwa setiap orang yang kita temui dalam hidup adalah guru kehidupan, maka guru terbaik kita sebenarnya adalah manusia-manusia super sulit. Alasannya :
- Mereka mengajarkan kita dengan menunjukkan betapa menjengkelkannya mereka.
- Mereka adalah sparring partner dalam membuat kita menjadi orang sabar.
- Mereka mendidik kita menjadi pemimpin yang jempolan.
- Mereka sedang memproduksi kita menjadi orang yang dewasa.
- Mereka sedang membuat kita menjadi hebat.

Gunakan kekuasaan untuk melayani dan membantu orang lain.

Pemimpin itu pencipta. Kebesaran pemimpin diukur dari hasil ciptaannya.

.... Pemimpin seyogyanya terbang seperti burung elang, tinggi, sendirian, kesepian namun memiliki helicopter's view yang amat mengagumkan. Ia memang tidak pernah terbang bersama-sama, namun penuh kebebasan.

.... Setiap bentuk pemecahan seyogyanya bertolak dari pola yang menghubungkan unsur-unsurnya, bukan terpukau pada unsur yang menjadi spesialisasi kita.

Dalam setiap persoalan manusia, kurang mencari siapa yang salah, tetapi pusatkan perhatian untuk memecahkan persoalan.

Keberhasialan kepemimpinan dua persen ditentukan oleh strategi dan delapan puluh persen sisanya ditentukan oleh mengelola manusia. Oleh karena itu kembangkan, kembangkan, dan kembangkan terus manusia itu.

Makanan bergizi untuk jiwa adalah tindakan-tindakan untuk membantu orang lain.

Sumber dari : Buku Hidup Sejahtera Selamanya - Gede Prama

Soal Cinta menurut Gede Prama

Cinta bisa menghadirkan keajaiban-keajaiban, karena :
- Cinta membuat orang awet muda dan panjang umur.
- Anda akan menemukan sisi terbaru dari diri Anda sendiri jika selalu mencari sesuatu yang baik dalam diri orang lain.
- Cinta sering membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Cinta berkaitan dengan apa yang kita berikan. Kita harus selalu jatuh cinta pada pekerjaan, diri sendiri dan keluarga.

.... tugas manusia dalam hidup hanya satu, yaitu menabung love. Namun demikian, banyak orang yang lupa dan alpa melakukannya. Mungkin, untuk mengingatkan kelupaan dan kealpaan itu, maka kematian itu ada.

Senyum bisa memberikan radiasi yang amat luas dalam penyembuhan perusahaan dan masyarakat. Sayangnya biasanya semakin tinggi jabatan seseorang, ia makin miskin senyuman. Sudahkah Anda tersenyum hari ini?

Banyak orang yang amat pelit memberikan bunga perhatian buat orang lain. Tidak sedikit orang hanya meminta untuk diberikan bunga terakhir.

Usaha tanpa cinta sering berakhir dengan petaka. Cinta tanpa usaha hanyalah mimpi di siang bolong.

Cinta membuat kita bersayap dan kemudaian membuat tubuh dan jiwa ini terbang demikian enteng.

Dengan sedikit kejernihan, hidup ini sebenarnya menghadirkan samudra dan langit luas tempat mengekspresikan cinta setiap hari.

Sumber dari : Buku Hidup Sejahtera Selamanya - Gede Prama

Nilai Hidup menurut Gede Prama

Kesejahteraan bisa hadir di setiap tingkat penghasilan bila orang memiliki manager pemikiran, serta berhasil kembali ke fungsi saranan kehidupan.

Dibalik sikap ulet untuk tidak pernah berhenti, seiring bersembunyi banyak kesempurnaan hidup.

Kehidupan sebenarnya sekolah kearifan yang paling berguna, sama seperti sekolah sebenarnya, masalah yang datang dalam kehidupan adalah PR yang harus diselesaikan. Godaan dan tantangan yang lebih berat dari pada biasanya adalah bentuk ulangan umum dan biasanya itu tanda akan naik kelas.

Tidak ada yang sama dengan keunikan kita. Kita harus menerima dan menghargai keunikan ini menjadi kelebihan kita.

Kedamaian hanya akan hadir dalam pikiran yang mau memproduksi kedamaian, caranya melalui :
- Rasa syukr terhadap hidup dan kehidupan.
- Cinta mengendalikan nafsu untuk menang.

Kehidupan yang amat kecil patut disyukuri, baik karena menjadi pembanding kehidupan atau karena banyak sekali menghadirkan nikmat.

Di zaman yang mengagungkan kepintaran, kecerdasan, iptek dan sejenisnya, kesederhanaan sudah serupa dengan kebodohan. Padahal, tanpa kesederhanaan kedamaian akan sangat sulit berkunjung.

Seninya hidup justru terletak pada ketidakpastian, unsur kejutan, serta resiko. Ketiganya membangkitkan harapan yang menjadi sumber energi sekaligus menjadi pembatas yang inspiratif.

Kemana-mana tubuh kita membawa jenis perampok. Perampok pertama informasi dari luar yang dibawa oleh mata dan telinga. Perampok kedua bersumber dari dalam, pembawanya adalah emosi, perasaan, dan opini. Dua perampok ini bisa dihalang-halangi oleh kejernihan pikiran yang perlu di latih.

Untuk mengetahui potensi diri kita yang sejati, lihat unsur-unsur alam pembentuk kita kemarin dan sebelumnya. Untuk itu, kedamaian refleksi dan tahapan harmoni bersama alam menjadi titik yang menentukan.

Banggalah ketika Anda kalah, dan rendah hatilah ketika Anda menang.

Bila kita melihat kehidupan dari sisi yang menyenangkan segala sesuatu yang membuat kehidupan ini berat bisa teratasi dan hidup ini akan terasa indah.

Sumber dari : Buku Hidup Sejahtera Selamanya - Gede Prama

Saturday, July 29, 2006

Ilmu dan Pendekatan Ilmiah

Whitechead :
Satu-satunya kriterium penilaian adalah bahwa gagasan-gagasan baru harus mirip dengan gagasan lama.

Pierce :
Alat periksa dalam penelitian ilmiah sedapat mungkin dipautkan secara realitas yang tidak terkukung dalam keyakinan, persepsi, bias, nilai, sikap dan emosi pribadi ilmuan.

Pierce dalam ungkapan tentang metode Ilmu Pengetahuan:
Untuk menjawab kebimbangan-kebimbangan, kita harus menemukan metode yang memungkinkan bebasnya keyakinan kita dari ketergantungannya pada sesuatu yang manusiawi, dan dijadikannya bergantung pada permanensi eksternal tertentu yang tidak terpengaruh oleh pikiran kita.
Hakekat dan sifat metode itu haruslah sedemikian rupa, sehingga kesimpulan akhir yang diambil oleh setiap orang adalah sama. Yang demikian ini adalah metode ilmu pengetahuan.

Seputar Penelitian

Yoseph dan Yoseph (1979):
"Penelitian tidak lain adalah art and sience guna mencari jawaban terhadap suatu masalah.

Kerlinger (1986):
Penelitian merupakan proses penemuan yang mempunyai karateristik sistematis, terkontrol, empiris, dan mendasar pada teori dan hipotesis atau jawaban sementara.